di suatu dusun yang tentram terdapat suku yang begitu ramah, baik dengan keluarga maupun tetangga. Suatu hari ketentraman itu pecah dengan adanya itu orang yang hilang di hutan sebelah dusun. Warga panik dan berusaha mencari sanak sodara mereka yang hilang di hutan namun tidak juga di temukan dan memutuskan untuk kembali dengan harap - harap cemas.
keesokan harinya mereka kehilangan anggota dusun mereka dan ada yang menemukan baju serta bagian dari tubuh mereka yang tersisa yang katanya di terkam oleh binatang buas yang luar bisa ganas yaitu singa, satu dusun pun mencari keberadaan binatang buas tersebut, dan ternya yang menemukan adalah seorang ustadz yang langsung berhadapan, singa itu mengejar sang ustadz dan memanjat ke sebuah pohon lalu berdo'a sambil menutup matanya dan sesekali mengintip dan ternyata si singa bisa memanjat, beberapa menit kemudian pak ustadz menutup matanya kembali seraya pasrah namun dalam hati bertanya - tanya kenapa iya blum dimakan padahal singa itu tadi sudah dekat dan kemudian membuka matanya. haaaaaaaaaa!!!!!!!!!!
dengan sangat terkejut pak ustadz melihat seekor singa ganas mengangkat tangannya, dan pak ustadz bertanya
pak ustadz : hai singa kenapa kamu tidak memakanku tadi?
singa : saya kan ISLAM kalo mau makan berdo'a dulu...kan pak ustadz yang pimpin!!!
????????
tanya kenapa??????
kan biar beberkah???
betul itu kalau begitu kita berdo'a bersama tetapi, kamu berdo'a untuk memakanku sedangkan aku berdo'a sebelum mati dimakan kamu".............
Jaib Najhan - Pengertian Ahlus Sunnah Wal Jama'ah (ASWAJA)
BalasHapusBulan Ramadlan :: Pengertian Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Versi Bulan Ramadlan
Aswaja Ramadlan → Biografi Imam Abul Hasan Al-Asy’ari dan Asy’ariyyah
Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Nahdliyin Harus Menulis Bulan Ramadlan
Fakta Dasar Penulisan Ramadlan, Ramadan dan Ramadhan
Transliterasi رمضان (Bulan Ramadlan) Yang Benar - Bulan Ramadlan
Jaib Najhan
JAIB DAN NAJHAN
Forum Ramadlan
Ramadlan Fighter
Jasa SEO Bulan Ramadlan
Master SEO Jasa SEO
Bloramadan.blogspot.com
NU Garis Tengah
NU Garis Tengah NGT
Nahdliyun
Puisi Terbaru 2016
Ahlus Sunnah Wal Jamaah
Ustadz Ramadlan